Tuesday, June 09, 2009

Pemilik Wajah Muram


Lima tahun telah berlalu begitu cepat..

Disini aku masih termangu sendiri, sesali diri akan ketidakmampuan menggapai bintang kejora. Di kepala selalu ada kata andai, andai dan andai.
Baru aku sadari hari-hariku kini menjadi suram akibat terlalu banyak berandai-andai. Penyesalan selalu datang telat, ketinggalan kereta express mungkin. Inilah yang terjadi malam ini, aku pemilik wajah muram!

Rencana pernikahanku dengan cinta menjadi terbengkalai dan aku bisa meyakinkan diri kalau hari yang selalu aku rindu akan sirna tak berbekas senyum. Kepercyaan ialah komitment kami, namun apa yang terjadi? Di tengah jalan dua sejoli menjadi terbelah, berpisah dengan alasan yang sungguh logis. Cinta kami serupa monyet, jelek lagi berbulu!

Itulah bentuk asli cinta kami, tak patut menjadi abadi kecuali semua penyesalan yang telah terjadi. Penyesalan berbumbu wajah muram. Wajah muram hanya milikku seorang, dan tak kubiarkan cinta memiliki wajah muram. Sekalipun cinta bertanya kabarku,aku kan berusaha menyembunyikan wajah muramku. Aku akan senyum, karena aku pandai bikin senyum orang lain, dengan polah tingkahku yang aneh lagi cerdas, kupastikan mereka bisa tersenyum dan tertawa lepas. Itulah aku, dan wajah muram ini hanya milikku juga hanya aku yang tau!
Menyedihkan memang, bersembunyi di balik senyum manisku.
Cinta disana lagi berbahagia, dan aku tau kehadiranku tak berarti lagi. Jadi aku punya kesmpatan tuk sembuhkan luka hati. Jika cinta membutuhkanku,aku akan segera datang dengan memakai topeng senyum dan berstatus sebagai sahabat.
Sungguh cinta dalam bentuk monyet begitu menyiksa! bayak yang akan menjadi kenangan indah..
Cuma itu kekuatan dalam wajah muram untuk hidup, yaitu melihat cinta berbahagia.

Oleh A A bil Haq
Kla-X

0 komentar:

Post a Comment

SILAHKAN ISI KOMENTAR

Memo

Perbanyak bersabar dan berdoa... kita tidaklah sendiri!!

Komentar

Total Penggunjung

ifanxlv. Powered by Blogger.