Thursday, May 07, 2009

hening


Terpatri di benak terdalam akan kata, ketidakberdayaan ,dimata bunda.
Sembari menciutkan nyali tuk bilang aku berani menanggungnya!
Kehilangan orang yang dicintai kini semakin menghantui, dan membuat merana.
Dilemahkan lagi oleh kerinduan akan peluk sayang dari-Nya, walau sejatinya sungkan tuk mengeluh sepanjang waktu.
Derai tangis sudah mengebam hingga tak ada lagi yang tersisa.
Kini beban semakin bertambah, dan hutang semakin mengembang.
Meledak kepala rasanya jika ingin aku lukiskan.
Sewajarnya rasa syukur selalu terucap, namun di tiap kata bunda, lahirkan sayatan di hati terdalam, persis sama waktu kehilangan cinta.
Adik jauhku bukan kepalang bangga akan kebohongan tutur kata yang aku buat, entah sampai kapan mereka akan sadari, bilamana ribuan kata kecewa hadir di sela hari-harinya, aku sungguh akan merana.
Penat datang bilamana diri mengutuki jiwa yang tak lagi suci.
Hadirnya senyuman akan selalu aku nanti..
Dari siapapun dan kapanpun bagi yang perduli!

A A bil Haq

0 komentar:

Post a Comment

SILAHKAN ISI KOMENTAR

Memo

Perbanyak bersabar dan berdoa... kita tidaklah sendiri!!

Komentar

Total Penggunjung

ifanxlv. Powered by Blogger.

Yang telah berlalu

Seberapa kenal anda dengan saya?