Wednesday, May 27, 2009

FW: <cerpen> Surat Buat Adinda 2


----- Original Message -----
Subject: &lt;cerpen&gt; Surat Buat Adinda 2
Date: Wed, 27 May 2009 0:39:09
From: ifan yudianto <ifanxlv@yahoo.com>

oleh: A A bil Haq
To: "forum_lingkarpena@yahoogroups.com" <forum_lingkarpena@yahoogroups.com>
Cc: "sekolah-kehidupan@yahoogroups.com" <sekolah-kehidupan@yahoogroups.com>
MIME-Version: 1.0
Content-Type: text/plain; charset=us-ascii

Di dalam kerinduan terhadap saudariku di pulau nan jauh disana, surat yang ditulis di bawah terangnya sinar bulan.

...

Teruntuk Adinda,
Akhirnya kakak bisa tau keadaan dinda di pulau rantau sana. Setelah pak pos sudi bertamu di halaman rumah kita yang sederhana, beliau memberi kakak sepucuk surat ditambah dengan senyum manis mengembang di wajah keriputnya. Terimakasihku kepada beliau, bapak pegawai kantor pos, juga adinda yang sudi meluangkan waktu di jam-jam padat mata kuliah di kampus.
Sesegera setelah beliau pamitan, kakak buka lembaran amplop putih bergambar daun cinta kecil di pojok kiri atas, kakak percaya adindalah yang membuatnya, dan mata kakak tak henti untuk berkaca-kaca. Kubuka lembaran isinya, hanya pendek, tulisan tangan dari adinda.
&quot;Tertanggal, 19 April 2009. Kak, uang jajanku sudah habis! Besok awal bulan cowokku ultah, aku tdk punya uang tuk beliin cowoxku hadiah, mohon kiriman uangnya, segera! Ttd, adindamu.&quot;

Sebagai buruh pabrik dengan gaji pas-pasan seperti kakak, tiap bulan harus mengkirimkan sebagian besar gaji kepada adinda yang sedang menimba ilmu di kampus seberang pulau. Tak khayal, harus hutang sana sini ketika adinda mulai registrasi di awal semester, jumlahnya cukup banyak. Untuk biaya hidup adinda dan di kampung, kakak masih belepotan, ingat gaji buruh pabrik berapa, dibandingkan dengan biaya keseharian mahasiswa tiap bulannya?

Cowok adinda ultah awal bulan? maaf,mungkin hari bahagia tersebut sudah terlewat, beribu maaf dari kakak
uangnya baru dikirim sekarang.
Bersama surat ini kakak kirimkan sejumlah uang yang bisa adinda gunakan.

Dengan besar harapan dari kakak, adinda segera lulus menjadi sarjana, dan bisa membantu meringankan beban kakak, menyekolahkan adik bungsu ke sekolah dasar di dekat rumahnya pak lurah. Orang tua kita telah dipangil-NYA, maka kewajiban kita lah untuk menafkai dan menyekolahkan adik bungsu.

Segeralah lulus dan pulang.
Kakak juga adik bungsu kangen adinda.


Salam,
kakakmu di kampung/26 Mei 2009.
...

0 komentar:

Post a Comment

SILAHKAN ISI KOMENTAR

Memo

Perbanyak bersabar dan berdoa... kita tidaklah sendiri!!

Komentar

Total Penggunjung

ifanxlv. Powered by Blogger.

Yang telah berlalu

Seberapa kenal anda dengan saya?