Andro: kalo hari ini aku dapat uang banyak, uangnya tidak akan aku tabung, uangnya aku akan tukarkan dengan 15 mainan mobil-mobilan.
Amin: lho, kok mainan? Bukankah kamu ingin sekolah ndro!orang yang sekolah itu suka menabung, itu yang diajarin ibu guru.
Nurmi: betul tuh kata amin,aku lebih setuju bila uang, pengahasilan dari ngamen, kamu tabung untuk masa depan. Bukankah cita-citamu mau sekolah di luar negeri ndro?
Andro: iya,cita-citaku memang begitu,tapi setelah diberi tau mbak karni kalau mau sekolah di luar negeri dibutuhkan uang jutaan rupiah, maka andro berinisiatif untuk beli mobil-mobilan dulu.
Amin: wah! Cita-citamu sungguh tinggi ndro, bukankah seharusnya uangnya ditabung buat sekolah, bukan beli mobil-mobilan, jangan nyerah dong!
Nurmi: iya jangan nyerah,tetap menabung sampai uangnya cukup buat biaya sekolah.
Andro: biarin aja! Andro suka mobil, ntar mobilnya andro pamerin ke anak-anak sd di samping rumahmu min, lalu kalo mereka pingin dan tanya dari mana andro membeli, andro akan menjawab, di toko, tetapi jangan harap mereka menemukan mobil serupa milik andro, karena udah andro borong, lalu kalo mereka mau, mobil-mobilan milik andro yang masih 14 jumlahnya, boleh mereka beli, tetapi dengan harga yang sedikit mahal dari harga di toko. Kalo udah lalu semua, uangnya andro beliin mobil-mobilan yang lebih bagus lagi..
Lalu dijual lagi, lama-lama andro bisa beli mobil beneran, lalu dijual lagi dengan harga tinggi dan untungnya bisa buat andro sekolah di luar negeri. He he he
Nurmi dan amin geleng-geleng kepala dibuatnya.
Sekian
assabiq arru'ya bil haq

0 komentar:
Post a Comment
SILAHKAN ISI KOMENTAR