Sunday, April 26, 2009

Laut di depan mata


Tertanggal, 26 april 2009, 17:21 wib.

Andro tiba-tiba berteriak di hamparan pasir pantai selatan jogja. Menadah ke langit yang tampak begitu dekat. Rasanya Andro bisa terbang, gemuruh deburan ombak membuat nyaman hati. Andro meliahat begitu banyak orang berurai kebahagiaan, sebagian membawa serta seluruh keluarga, sebagian pasangan sejoli yang semoga sudah akad. Delman berkeliling sepanjang pantai, andro lihat betapa bahagia anak kecil itu. Andai saja..
Kata itu kemudian terhenti oleh suasana ceria mereka. Andro hirup nafas panjang, sambil menunjuk satu titik yang tidak kelihatan di ufuk lautan terjauh.

Disana mimpiku!

Tidak seorangpun tahu secara pasti apa impian andro tersebut. Yang ditunjuk andro terlihat sama jika diruntutkan dari timur sampai barat tempat tenggelamnya mentari.

Pasir bercampur air asin menjadi becek dan andro tidak suka itu. Andro lebih suka menikmati keindahan itu dari agak jauh, sadari diri pantaskah andro menikmati secara lebih dekat lagi, menyentuh tempat bertemunya kedua bibir air laut dan tanah jawa ini. Andro hanya anak kecil mandiri dan hidup sendiri..
Oleh Assabiq Arru'ya bil Haq. Di Parangtritis Jogja

0 komentar:

Post a Comment

SILAHKAN ISI KOMENTAR

Memo

Perbanyak bersabar dan berdoa... kita tidaklah sendiri!!

Komentar

Total Penggunjung

ifanxlv. Powered by Blogger.